03. Mengantisipasi ketinggalan koper

Dua kali sudah kami mengalami “ilang” koper. Pertama di tahun 2012 saat kami tiba di Koln, Jerman dari London setelah minggu pembukaan Olympic. Kedua tahun 2014 saat ke Medan dari Jakarta, koper yang berisi baju pesta, kebaya, sepatu, jas, dasi tidak landing bersama kami di Kuala Namu

Saat traveling bersama keluarga pasti bawaan tidak sedikit. Setidaknya ada koper yang dicheck-in kan karena berat dan ukurannya yang besar. Yang saya khawatirkan saat traveling adalah koper hilang atau nyasar atau tertinggal dibandara asal. Situasi bisa menjadi lebih rumit kalau kita hanya transit dan bagasi tidak langsung ditujukan ke final destination. Maka berikut ini adalah tips untuk selalu siap sedia apabila koper hilang terjadi:

  1. Saat packing, taruh persediaan pakaian untuk semua anggota keluarga cukup untuk dua hari ke dalam koper ukuran kabin. Semua jenis baju, misal untuk tidur, pakaian dalam, pakaian untuk pergi termasuk popok dan obat-obatan penting
  2. Beri tag/tanda pada setiap koper yang dicheck-in. Walaupun terdengar umum, masih ada juga yang tanpa tag.
  3. Pada saat masuk ke ruang tunggu, atau pada saat boarding mintalah ke petugas boardingĀ untuk mengecek apakah bagasi kita sudah dimasukkan ke pesawat. Ada dua cara:
    1. Sebutkan nomor kursi kamu dan mintalah mereka untuk memeriksa ada berapa banyak tas yang dicheck in dengan nomor kursi kamu
    2. Tanyakan apakah mereka mendapatkan laporan apabila bagasi yang dimuat ke pesawat sama dengan jumlah bagasi yang diterima dari check in counter
  4. Jangan berangkat mepet kalau ada acara penting yang tergantung dengan ketepatan waktu kita sampai (misal. nikah keluarga, meeting penting, transit ke kota lain baik dengan jalur darat atau udara). Kalau harus mepet, usahakan semua masuk kabin (no check in luggage)
  5. Kalau benar terjadi (koper ilang):
    1. Minta kejelasan dari ground staff untuk mengkonfirmasi current position dari koper kamu yang tidak sampai itu.
    2. Minta kejelasan kapan koper tersebut bisa sampai di bandara tujuan
    3. Minta kejelasan bagaimana kamu mendapatkan kopermu kembali (misal. apakah diambil sendiri ke bandara atau minta dikirim ke hotel/rumah atau kota lain
    4. Dapatkan nomor telpon dari ground staff yang menghandle, pastikan ada transfer info ke rekannya (shift berbeda), nomor telpon rekan sekaligus supervisornya.

Saat koper hilang tidak mungkin kita tidak marah. Usahakan terkendali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan tentang jalan-jalan yang seru. Ada yang ditulis dan diketik, tergantung keberadaan stylus. Kalau Misael dan Sky sudah besar, mereka bisa baca pengalaman masa kecilnya.