Tag Archives: Geologi

Museum Geologi Bandung

Museum ini sudah lama direkomendasikan oleh istri. Entah sudah berapa kali diajak sampai akhirnya  tanggal 1 Juni yang lalu kami sekeluarga kesana. Museum dua lantai ini membuat saya aware kalau benar apa yang dikatakan para Capres dalam debat tahun lalu tentang kekayaan Indonesia akan sumber daya alam dan mineral. Museum ini mengatakannya dengan sangat jelas.

Lokasi Museum ini ada di depan Gedung Sate tempat Pak Gub dan Wakilnya yang dobel job itu ngantor. Museum yang terdiri dari dua lantai ini hanya butuh 3000 perak saja untuk mendapatkan tiket masuk. Harga yang sangat-sangat murah. Bahkan lebih mahal parkir di mall atau sekantong kacang kulit.

Berdiri dipintu utama, sebuah replika Mammoth yang dikelilingi pita pembatas. Sayap sebelah kiri lantai pertama berisi eksibisi tentang struktur geologi . Globe yang besar itu bisa diputar untuk melihat bagian lapisan kulit bumi sampe ke inti (core). Disamping itu juga ada pojokan dengan 6 LCD proyektor khusus yang menampilkan gambar melengkung tentang tata surya. Dan bagi yang suka bebatuan, disisi sini juga dipajang berbagai macam batu-batu menurut saya lebih bagus dalam bentuk bongkahan besar daripada sudah nempel di cincin.

Mineral Mineral Green Stone  White Stone  Blue stone Pakistan  Almethyst (Akik)  Creme Stone
Mineral

Di sayap kanan pintu masuk menampilkan penemuan fosil termasuk yang dikatakan “missing link” dunia evolusi. Disini terdapat icon dari museum yang sering dibicarakan orang, yaitu replika kerangka T-Rex.

T-rex  Kerbau  Akibat letusan gunung merapi Nov 2010 Mammoth
T-rex

Naik ke bagian atas kita langsung bisa menebak kalau bagian museum ini lebih membicarakan tentang eksplorasi hasil sumber daya alam yang ditambang. Mulai tambang mineral, gas alam sampai minyak. Beberapa replika oil rig milik PERTAMINA, Conoco (yang sdh bangkrut) dan Total ada disini). Hall dilantai dua ini memisahkan dua area. Sebelah kiri tangga lebih menunjukkan hasil pengolahan barang tambang dalam kehidupan sehari-hari misalnya semikonduktor, logam untuk blok mesin, besi untuk kitchen ware dan lain sebagainya. Selain itu juga ada eksibisi khusus yaitu motor, TV, termos, radio, CD player, rice cooker yang meleleh akibat awan panas yang menerjang desa di lereng merapi 2010 yang lalu. Ngeri juga melihatnya. Sebaliknya, sebelah kanan tangga berisi eksibisi eksplorasi minyak dan gas bumi.

DSC04687 DSC04688 DSC04722 DSC04723 DSC04726 DSC04774

Anak-anak juga happy berada disini. Si kakak Mis tidak senang dengan area yang remang-remang. Menurut dia “Scary”. Dia lebih senang melihat fosil dinosaurus dan fosil manusia purba. Sedangkan si kecil Sky suka lari sana-sini, naik batu bahkan naik ke panggung tempat fosil-fosil itu dipajang.

Sebenarnya ada banyak bagian dari museum ini yang sudah dimodernisasikan, ruangan, ambience, lighting sudah modern. Kalau ada kesempatan coba mampir ke museum ini, bagus untuk anak-anak yang lagi sekolah dan juga refresh pelajaran geografi kita dulu. Jangan heran kalau Museum ini tidak pernah sepi pengunjung karena banyak rombongan anak-anak sekolah datang dengan beberapa bus, bergerak dengan pakaian seragam sambil bawa buku dan alat tulis, dan rame.

Kalau ada waktu ke Bandung, yuk kunjungi Museum Geologi, satu jam sudah cukup untuk melihat semua. Recommended!